d4tlm.umsida.ac.id – Setelah mengalami masa vakum selama kurang lebih 1 tahun, kegiatan Posyandu Lansia Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, kembali berjalan melalui program “Lansia Bugar”.
Program yang dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pencerahan (KKN P)
Kelompok 46 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (19/8/2026) sebanyak 30 lansia hadir mengikuti pemeriksaan.
Dengan pendampingan dua bidan desa dan sekitar 10 kader Posyandu.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai layanan kesehatan,
mulai dari pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, berat badan, hingga pengukuran tinggi badan.
Mahasiswa KKN P 46 Umsida turut membantu jalannya pelayanan, mulai dari pendataan peserta, mengatur alur pemeriksaan, hingga mendukung bidan dan kader agar kegiatan berlangsung tertib.
Baca Juga: Dari Cek Gula Darah hingga Edukasi Gizi, KKN P 49 Umsida Dampingi Warga Pohjejer
Koordinator Desa KKN P 46 Umsida, Bima Satria DW, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, terlebih kepada pihak desa yang kooperatif untuk menghidupkan posyandu lansia ini lagi,” ungkapnya.
Pemeriksaan Kesehatan Jadi Ruang Interaksi dan Kepedulian Lansia

Program Lansia Bugar tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kondisi kesehatan, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kembali kebiasaan masyarakat dalam memanfaatkan layanan Posyandu Lansia.
Sejak kegiatan dimulai, para lansia mengikuti pemeriksaan secara bergantian dengan antusias.
Melalui pemeriksaan sederhana tersebut, warga dapat mengetahui kondisi tubuhnya sekaligus memperoleh informasi awal mengenai kesehatan mereka.
Selain layanan medis, kader Posyandu dari setiap dusun juga membagikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada para peserta.
Kehadiran kegiatan ini memberikan suasana berbeda bagi para lansia karena mereka tidak hanya mendapatkan pelayanan kesehatan, tetapi juga kesempatan untuk kembali berkumpul dan berinteraksi dengan sesama warga.
Bagi sebagian lansia, Posyandu menjadi ruang sosial yang penting.
Cek Juga: Abdimas TLM Umsida Ajak Siswa SDN Kendalsewu Lebih Bijak Pilih Jajanan
Mereka dapat bertemu dengan teman sebaya, berbagi cerita, serta mengikuti kegiatan bersama setelah sebelumnya aktivitas Posyandu sempat berhenti.
Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa layanan kesehatan berbasis komunitas seperti Posyandu Lansia masih memiliki peran penting dalam mendukung kualitas hidup warga lanjut usia.
Bima berharap kegiatan tersebut dapat menjadi awal keberlanjutan Posyandu Lansia Desa Gondang.
Menurutnya, keberlangsungan program membutuhkan kolaborasi antara kader, bidan, pemerintah desa, dan masyarakat agar kegiatan dapat berjalan secara rutin.
Dorong Kesadaran Lansia untuk Rutin Pantau Kondisi Kesehatan

Kader Posyandu Desa Gondang, Rita, menyambut baik pelaksanaan program Lansia Bugar yang dihadirkan mahasiswa KKN P 46 Umsida.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti setelah program pengabdian mahasiswa selesai, tetapi dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat setempat.
“Kami berharap setelah kegiatan ini Posyandu Lansia bisa terus berjalan. Dengan adanya pemeriksaan seperti ini, lansia lebih mudah mengetahui kondisi kesehatannya dan tidak perlu menunggu sampai sakit untuk melakukan pemeriksaan,” ujarnya.
Cek Selengkapnya: KKN P 30 Umsida Buat Pupuk Gel Organik Lidah Buaya Kurangi Bahan Kimia
Menurut Rita, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah penting agar lansia dapat mengetahui perubahan kondisi tubuh lebih cepat.
Dengan begitu, masyarakat dapat mulai menerapkan pola hidup sehat sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Melalui program Lansia Bugar, KKN P 46 Umsida tidak hanya menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran bahwa menjaga kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi penggerak bagi Desa Gondang untuk kembali mengaktifkan Posyandu Lansia sebagai wadah pelayanan kesehatan, edukasi, dan interaksi sosial bagi masyarakat lanjut usia.(Elda)
















