d4tlm.umsida.ac.id – Mahasiswa semester 4 Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FIKP Umsida) mengikuti Hospital Laboratory Visit di Laboratorium Patologi Klinik RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Rabu (01/07/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis lapangan yang dirancang
untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai penerapan sistem
manajemen mutu laboratorium di fasilitas pelayanan kesehatan.
Didampingi oleh Kaprodi D4 TLM Umsida, Galuh Ratmana Hanum SSi MSi,
serta dosen Jamilatur Rohmah SSi MSi.
Mahasiswa berkesempatan melihat secara langsung bagaimana standar pelayanan laboratorium
yang diterapkan saat diagnosis pasien.
Melalui kunjungan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teori,
tetapi juga memahami bagaimana setiap tahapan pemeriksaan laboratorium dijalankan
sesuai prosedur yang berlaku.
Memahami Pentingnya Sistem Manajemen Mutu Laboratorium

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan di ruang pertemuan Laboratorium Patologi Klinik RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo.
Selanjutnya, mahasiswa mengikuti sesi pemaparan materi yang disampaikan oleh dr Fajar Harini SpPK mengenai pentingnya sistem manajemen mutu dalam pelayanan laboratorium medis.
Dalam penjelasannya, dr Fajar menekankan bahwa kualitas hasil pemeriksaan laboratorium tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan alat.
Tetapi juga oleh penerapan sistem pengendalian mutu (Quality Control/QC) dan jaminan mutu (Quality Assurance/QA) yang dilakukan secara konsisten pada setiap proses pelayanan.
Mahasiswa juga dikenalkan dengan tahapan validasi hasil pemeriksaan yang mencakup fase pra-analitik, analitik, hingga pasca-analitik. Ketiga tahapan tersebut harus berjalan sesuai standar agar hasil pemeriksaan yang diterima dokter maupun pasien memiliki tingkat akurasi yang tinggi.
Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai karakteristik berbagai instrumen laboratorium, metode pemeriksaan yang digunakan, keterbatasan alat, hingga faktor-faktor yang dapat memengaruhi atau mengganggu hasil pemeriksaan.
Materi tersebut memberikan gambaran bahwa kompetensi tenaga Teknologi Laboratorium Medis sangat dibutuhkan untuk menjaga kualitas layanan laboratorium secara menyeluruh.
Menelusuri Alur Kerja Laboratorium Patologi Klinik
Usai mengikuti sesi materi, mahasiswa diajak melakukan laboratory tour ke berbagai unit di Laboratorium Patologi Klinik RSUD R.T. Notopuro.
Pada kesempatan ini, mereka menyaksikan secara langsung alur pelayanan laboratorium mulai dari penerimaan spesimen, proses pemeriksaan, analisis sampel, hingga validasi hasil sebelum disampaikan kepada dokter penanggung jawab.
Kunjungan lapangan ini menjadi pengalaman berharga karena mahasiswa dapat melihat penerapan standar operasional yang selama ini dipelajari di bangku kuliah. Berbagai peralatan laboratorium modern juga diperkenalkan beserta fungsi dan mekanisme penggunaannya dalam mendukung pemeriksaan klinis.
Suasana kunjungan berlangsung interaktif. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan mengenai prosedur pemeriksaan, penerapan pengendalian mutu, hingga tantangan yang dihadapi tenaga Teknologi Laboratorium Medis dalam menjaga keakuratan hasil laboratorium.
Diskusi tersebut membantu mahasiswa menghubungkan teori yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lingkungan rumah sakit.
Pengalaman Lapangan sebagai Bekal Menjadi ATLM Profesional

Hospital Laboratory Visit menjadi salah satu upaya Program Studi D4 TLM Umsida dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai sistem kerja laboratorium klinik sekaligus menyaksikan secara langsung implementasi standar mutu dalam pelayanan kesehatan.
Diharapkan kunjungan ini semakin memperkuat kompetensi mahasiswa dalam memahami sistem manajemen mutu laboratorium.
Meningkatkan ketelitian dalam bekerja, serta mempersiapkan mereka menjadi tenaga Ahli Teknologi Laboratorium Medis (ATLM) yang profesional, kompeten, dan siap memberikan pelayanan laboratorium sesuai standar mutu di fasilitas kesehatan.(Elfirarm)

















