d4tlm.umsida.ac.id – Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FIKES Umsida) kembali menggelar Ujian Objective Structured Clinical Examination (OSCE) sebagai bagian dari proses evaluasi keterampilan mahasiswa.
Kegiatan ini berlangsung pada 27–30 April 2026 di OSCE Center Umsida dan terbagi dalam beberapa sesi ujian.
OSCE hadir bukan hanya sebagai bentuk penilaian akademik, tetapi juga sebagai simulasi nyata yang menggambarkan kondisi kerja di laboratorium medis.
Lihat Juga: PKL Dasar dan Lanjutan D4 TLM Umsida Jadi Bekal Penting Mahasiswa Hadapi Industri Kesehatan
Melalui metode ini, mahasiswa diuji secara langsung dalam berbagai skenario praktik yang menuntut ketelitian, kecepatan, serta kemampuan analisis dalam menyelesaikan permasalahan.
Galuh Ratmana Hanum SSi MSi menyampaikan bahwa OSCE memiliki peran penting dalam menjamin kualitas lulusan.
Ujian ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara profesional di lapangan.
Ujian Praktik Berbasis Stase dengan Standar Profesional

Pelaksanaan OSCE TLM Umsida melibatkan berbagai stase penting yang mencerminkan bidang kerja di laboratorium medis, seperti hematologi, kimia klinik, bakteriologi, parasitologi, hingga biologi molekuler.
Setiap stase dirancang untuk menguji keterampilan spesifik mahasiswa sesuai kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.
Untuk mendukung suasana ujian yang realistis, kegiatan ini juga menghadirkan pasien simulasi.
Baca Juga: Siapkan Analis Laboratorium Unggul, FIKES Umsida Angkat Isu Diagnosis Virus Global
Kehadiran mereka membantu mahasiswa merasakan langsung situasi kerja yang sesungguhnya di fasilitas pelayanan kesehatan.
Setiap peserta diuji dalam waktu terbatas di tiap stase, sehingga dituntut mampu bekerja secara efektif dan efisien.
Penilaian tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga mencakup kemampuan komunikasi, etika kerja, serta ketepatan dalam pengambilan keputusan.
Selain itu, OSCE juga didukung oleh tim pelaksana yang lengkap, mulai dari koordinator, dosen penguji, tenaga laboran, hingga tim IT dan memastikan pelaksanaan ujian berjalan lancar dan hasil penilaian bersifat objektif.
Harapan Kaprodi untuk Mahasiswa TLM

Setelah mengikuti OSCE, Kaprodi TLM Umsida berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh nilai, tetapi juga pengalaman yang dapat meningkatkan kesiapan mereka dalam dunia kerja.
“Saya berharap mahasiswa semakin percaya diri dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari, serta mampu menghadapi berbagai situasi di dunia kerja dengan profesionalisme yang tinggi,”ujarnya.
OSCE juga menjadi momen refleksi bagi mahasiswa untuk menilai kemampuan diri.
Melalui evaluasi ini, mereka dapat mengetahui aspek yang perlu ditingkatkan sebelum terjun langsung ke dunia profesional.
Kaprodi menekankan bahwa selain kompetensi teknis, sikap profesional, ketelitian, dan etika kerja juga menjadi hal penting yang harus dimiliki oleh lulusan. Kombinasi antara keterampilan dan integritas inilah yang akan menghasilkan tenaga laboratorium medis yang berkualitas.
Melalui pelaksanaan OSCE TLM 2026, Umsida kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja kesehatan.(Elfirarm)

















